Minggu, 08 Desember 2013

she's broken ((katanya))

SHE'S BROKEN? begitu katanya. ada kata HE di dalam kata she, ada kata OK di dalam kata broken.
| She's broken? Yes | He's OK? No | - kalau kataku itu bohong. aku yang sakit-bukan dia. atau-kita sama-sama sakit tapi tetap saja mempertahankan sesuatu yang sakit.

Sakit? iya. patah? iya memang patah. ini mengenai tentang prinsip hidup. dimana hidup itu memang penuh dengan rule atau aturan. tapi bagiku, aturan bukan berarti sesuatu yang mengatur dan mengekang. aturan itu kebebasan. kebebasan untuk bertanggungjawab atas suatu yang diwajibkan.

yaps inilah aku sekarang, aku-yang-merasa- terkekang. bukan karna orang tuaku. bukan dan tidak sama sekali, yang ada mereka memberikanku sebuah kebebasan. kebebasan yang bertanggungjawab, tentunya. entah aku tak tahu. hidupku kini berubah.

aku ingin bercerita, tentang aku yang merasa seperti dalam bayangan bui, tak bebas, tak lepas.

aku ingin mengibaratkan aku ini adalah seekor burung. kenapa? aku iri dengan burung yang bisa terbang bebas lepas tak berbeban. kesana kemari melihat dunia yang luas dan indah. menghirup udara dengan segarnya tanpa ada penghalang. bisa terbang setinggi-tingginya tanpa takut akan terjatuh, tapi yang ku sadar, aku ini memang bukan burung. tak juga seperti yang ku katakan tadi.

tapi jika lagi-lagi diibaratkan, awalnya aku ini seperti burung yang sedang bebas terbang seperti kisah di atas, namun kemudian seorang pemburu menembakku, menangkapku, kemudian memasukkanku ke dalam kandang. iya, aku tak bisa kemana-mana. apapun diatur, aku tak bisa berekspresi seperti teman-teman burung yang lain. aku tak bisa lagi terbang tinggi, bebas, dan bersenang riang.

aku ingin bebas, aku ingin lepas, aku ingin kembali pada hidupku yang lalu. penuh dengan ide-ide brilian yang terkadang itu adalah bahagia sederhanaku. aku bisa bermain bersama teman-temanku, berbagi suka duka, merasakan keindahan luar, tanpa ada aturan yang mengekang.

tapi ya begini, aku tak bisa menyalahkan. apalah daya? aku hanya burung yang ada di dalam kandang. apa lagi menyalahkan pemburuku. ini juga salahku, yang tak mau mencoba lepas dari kandangku. atau mungkin belum waktunya mau melepas.

sebenarnya apa makna dari cerita ngalor-ngidul diatas? paham? aku saja tidak. ah entah-lah aku lelah.

ah, manusia. indahkan dalam citra namun lara dalam rasa. inti dari semua penjelasanku adalah sifat posesif dan protectif. dimana kedua sifat itu adalah sifat yang, yang aku bahkan tak bisa mendefinisikannya.

sifat, apalah itu sifat. aku hanya bisa mengerti dan mencoba mengerti. lalu kapan aku dimengerti?

sifat. ini mengenai pepatah lama antara watak dan watuk. watuk iso diobati, hla watak? angel diobati. sifat atau watak seseorang memang susah untuk diubah, ada kata niat untuk mengubah, tapi kalau kumat? entah. aku benar-benar lelah. entak aku ngomong apa, yang jelas ini isi hatiku yang merasa sakit karena sifat yang entah bisa begitu. sekali lagi, aku tak bisa menyalahkan. semoga Allah segera mendengar do'aku, Amin ...

Minggu, 8 Desember 2013. H-1.

Kamis, 03 Oktober 2013

Thank Allah, today is my last 17th. rasa-rasanya hanya ingin bersyukur dan bersyukur, menginggat atas besarnya anugerah dan nikmat yang selalu diberikanNya. Whoaaa I'm so happy!

kata orang tua, 17 itu masa puncak-puncaknya remaja. Right! masa-masa dimana jati diri mulai mencapai puncak. dan kini ketika tiba angka 18, masa dimana antiklimaks atau klimaks mulai mencapai turun.

banyak sekali yang saya dapatkan atas pelajaran selama tujuh belas tahun ini. suka duka atau apapun mungkin tak bisa terungkap kata. saya sudah melewati smua, masa remaja hampir usai. KTP sudah berada digenggaman tangan selama setaun, yaps tidak terasa, ya? hehe

sungguh saya sangat bersyukur, diumur ini saya mendapatkan banyak kasih sayang dari orang-orang yang menyayangi saya sampai yang membenci saya sekalipun. saya mulai belajar tentang arti kedewasaan, dan masa depan.

Sabtu, 06 Juli 2013

CitCitCuit Quotes

#Cinta itu, merasakan kehangatan matahari dari dua sisi. Artinya, bahwa aku mencintaimu, dan kamu juga mencintaiku.

#Aku takut sendiri. Kemarilah, dan biarkan aku tak sendiri lagi.

#Aku menangis bukan karena aku bersedih. Aku hanya takut, kehilanganmu.

#Bukan, bukan cinta sempurna yang ku inginkan. Aku hanya inginkan saling menerima diantara kita.

#Jalan masih panjang, tetaplah berjalan bersama-sama, sampai nanti saatnya, kita akan berada disuatu titik dengan tujuan yang sama dan masih disatukan untuk bersama.

#Lara hanya terasa karena aku yang tak bisa menerima. Biarkan aku mencoba untuk terbiasa, agar tak lagi terasa pada saat yang berbeda.

#Meski semua tlah berbeda, tapi aku percaya. Kita sama-sama tak  pernah menginginkan ini semua.

#Jangan lupa ya? Selalu katakan maaf untuk sebuah kesalahan ataupun kesalah-pahaman. Permisi untuk sesuatu yang ingin kau ketahui, terimakasih atas segalanya yang telah diberikan, dan tolong untuk sesuatu yang tak bisa kau lakukan sendirian

#Kamu tau? Awan menjulang terlalu tinggi, matahari bersinar dengan teriknya. Semua terlihat indah, tak terkecuali dirimu

#Untuk apa kita mencoba untuk saling mengerti? Padahal, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa saling menerima.

#Mungkin, kamu terlalu takut akan rasa cintaku yang melebihi rasa cintamu. Tapi aku tak pernah takut akan hal itu, karena cinta, adalah konspirasi dari konsisten dan konsekuen. Apa-pun itu resikonya.

#Kadang, aku takut terlalu mencintaimu, sampai-sampai aku lupa bahwa aku juga butuh untuk dicintai.

#Datanglah padaku, bawalah ketenangan. Katakan, bahwa semua akan baik-baik saja, ya?

# jangan pernah bangga karena menyakiti orang lain

# dibalik orang yang membenciku, ada lebih banyak orang yang lebih menyayangiku

# percaya pada mimpimu, masa depan ada padamu

# mereka yang tak tahu apa2 seenaknya bicara, tak tahu apa disini ada yang terluka?

# bahagia itu melihat orang yang disayang berada disamping orang yang disayanginya. bahagia itu sederhana.

# hidup itu tidak seperti fasilitas pesan sms, yang bisa diprediksi dengan teks prediktif diaktifkan

# Teman yang baik adalah dia yang bisa memberitaumu jalan yang benar ketika kamu berada dijalan yang salah. Bukan semakin mengajakmu berada dijalan yang salah.

# Dihiananti memang pedih, pedas, tak terduga, menyebalkan, dan menyakitkan. sudah-lah. Berbahagialah.

# ketika semua kembali disatukan, ketika keinginan selalu sejalan dengan angan yang ada di pikiran


# mungkin saya sedang lelah, mungkin butuh istirahat, disitu, di hati kamu.

Kamis, 13 Juni 2013

Inilah sedikit kenangan, yang sedikit membawa lara. Ungkapan ini aku tulis ketika kita masih bersama-sama, tepat sepuluh hari, sebelum kau berpaling meninggalkanku, dan berbahagia bersamanya . Kamis, 13 Juni 2013 pukul 08.30 WIB ...

Aku menyukai hal-hal kecil

Dari kau menatapku, tersenyum padaku

Bahkan ...

Ketika kau membuatku marah sekalipun

Aku menikmati setiap waktu bersamamu

Entah itu lama, sebentar, ataupun spontan

Selalu ada tawa, canda, duka yang tak lama lalu sirna

Hari ini, aku masih bahagia

Tuhan menciptakanmu untuk masih mendampingiku

Meski semua tlah berbeda, tak seperti awal yang ku kira

Tapi percayalah, ini jalan dari Tuhan

Untuk membuat kita saling percaya, bersama

Menguatkan meski dalam keadaan sama-sama lemah

Yakinlah, ini hanya hal kecil yang tak berarti apa-apa

Aku dan kau, pasti bisa

Tetap bersama-sama, menjalani ini semua

:)

Sabtu, 15 Juni 2013

Aku Tak Mau

aku rela tidak menjadi aku demi dirimu

aku mau, memperbaiki semua sikapku yang mungkin dulu meragu

berikan waktu, untuk mengulang, belajar

agar aku tak kehilangan sebagian sisi darimu

aku tak kuasa, bila harus sendiri lagi

mengulang duka tanpa bahagia

aku tak mau!

jangan biarkan aku sendiri!

aku tak bisa, aku tak berani!

Kelak

aku tahu kita sama-sama kuat

meski rasanya semua menghadang begitu saja

bahkan mungkin, aku sempat tak percaya

tapi inilah jalan, ketika Tuhan kembali menyatukan

ketika keinginan, selalu sejalan dengan apa yang ada dipikiran

entahlah sampai kapan

yang jelas, percayalah ..

kekuatan Tuhan, kekuatan kita

akan mendatangkan kebahagiaan untuk kita, dimasa depan, kelak

Rabu, 03 April 2013

Tanyaku

aku menikmati setiap tatapanmu

yang tepatnya sering membuatku membisu

kadang dalam pikirku penuh tanyaku

apa benar kau mencintaiku?

bukan karna aku meragu

tapi inilah aku, yang hanya ingin tahu

rasa cinta yang tulus tak ragu, tak palsu

aku cukup, cukup ingin tahu

bahwa kau mencintaiku

bukan dengan rayuan palsu atau ribuan pujianmu

inilah bisik dari hatiku

yang tak perlu diragu

biarlah aku menunggu

biar waktu yang menjawab tanyaku

karna ku percaya, kau juga mencintaiku